Pacaran adalah hubungan spesial dari dua orang dengan modaL cinta dan kasih syang. Itu menurut orang yang serius, namun pada orang yang brpikir negatif, pacaran adalah hubungan spesial dari dua orang atau lebih untuk memuaskan nafsu birahi.
Hal yang paling di utamakan dalam pacaran adalah setia. Setia biasanya diartikan sebagai tidak melirik cewek/cowok lain atau tidak mengundang orang ke-3 dalam hubungan berpacaran.
Menurut para remaja, pacaran itu seakan wajib dilakukan. Baik untuk membuat orang lain cemburu, sebagai seleksi calon pendamping hidup, untuk saling berbagi cerita, maupun untuk melampiaskan nafsu birahi. Itulah sebagian dari fungsi pacaran.
Namun ada pula remaja yang berpikir bahwa remaja tidak butuh pacaran, karena dapat membuang waktu secara percuma, mengganggu pelajaran, menggoyahkan iman, dan dapat menimbulkan sakit hati serta mengganggu pendidikan. Itu bagi orang yang tidak tahu cara pacaran. Seharusnya pacaran yang baik adalah pacaran yang dapat menambah wawasan, meningkatkan semangat belajar, saling mengingatkan, hiburan saat tak ada teman, mengetahui karakter lawan jenis serta melatih kesetiaan.
Makanya dalam memilih seorang pacar, harus memerhatikan hal berikut:
1. Imannya harus kuat.
2. Wawasannya luas.
3. Setianya sudah di sertifikasi.
4. Tidak banyak janji pada saat PDKT.
5. Tidak berpenampilan yang nakal.
6. Yang sesuai dengan kriteria.
7. Mau menerima apa adanya.
8. Untuk calon pendamping hidup, jangan memilih pasangan yang malas.
Wednesday, August 6, 2014
SINGKAT TENTANG PACARAN
Pacaran adalah hubungan spesial dari dua orang dengan modaL cinta dan kasih syang. Itu menurut orang yang serius, namun pada orang yang brpikir negatif, pacaran adalah hubungan spesial dari dua orang atau lebih untuk memuaskan nafsu birahi.
Hal yang paling di utamakan dalam pacaran adalah setia. Setia biasanya diartikan sebagai tidak melirik cewek/cowok lain atau tidak mengundang orang ke-3 dalam hubungan berpacaran.
Menurut para remaja, pacaran itu seakan wajib dilakukan. Baik untuk membuat orang lain cemburu, sebagai seleksi calon pendamping hidup, untuk saling berbagi cerita, maupun untuk melampiaskan nafsu birahi. Itulah sebagian dari fungsi pacaran.
Namun ada pula remaja yang berpikir bahwa remaja tidak butuh pacaran, karena dapat membuang waktu secara percuma, mengganggu pelajaran, menggoyahkan iman, dan dapat menimbulkan sakit hati serta mengganggu pendidikan. Itu bagi orang yang tidak tahu cara pacaran. Seharusnya pacaran yang baik adalah pacaran yang dapat menambah wawasan, meningkatkan semangat belajar, saling mengingatkan, hiburan saat tak ada teman, mengetahui karakter lawan jenis serta melatih kesetiaan.
Makanya dalam memilih seorang pacar, harus memerhatikan hal berikut:
1. Imannya harus kuat.
2. Wawasannya luas.
3. Setianya sudah di sertifikasi.
4. Tidak banyak janji pada saat PDKT.
5. Tidak berpenampilan yang nakal.
6. Yang sesuai dengan kriteria.
7. Mau menerima apa adanya.
8. Untuk calon pendamping hidup, jangan memilih pasangan yang malas.
Hal yang paling di utamakan dalam pacaran adalah setia. Setia biasanya diartikan sebagai tidak melirik cewek/cowok lain atau tidak mengundang orang ke-3 dalam hubungan berpacaran.
Menurut para remaja, pacaran itu seakan wajib dilakukan. Baik untuk membuat orang lain cemburu, sebagai seleksi calon pendamping hidup, untuk saling berbagi cerita, maupun untuk melampiaskan nafsu birahi. Itulah sebagian dari fungsi pacaran.
Namun ada pula remaja yang berpikir bahwa remaja tidak butuh pacaran, karena dapat membuang waktu secara percuma, mengganggu pelajaran, menggoyahkan iman, dan dapat menimbulkan sakit hati serta mengganggu pendidikan. Itu bagi orang yang tidak tahu cara pacaran. Seharusnya pacaran yang baik adalah pacaran yang dapat menambah wawasan, meningkatkan semangat belajar, saling mengingatkan, hiburan saat tak ada teman, mengetahui karakter lawan jenis serta melatih kesetiaan.
Makanya dalam memilih seorang pacar, harus memerhatikan hal berikut:
1. Imannya harus kuat.
2. Wawasannya luas.
3. Setianya sudah di sertifikasi.
4. Tidak banyak janji pada saat PDKT.
5. Tidak berpenampilan yang nakal.
6. Yang sesuai dengan kriteria.
7. Mau menerima apa adanya.
8. Untuk calon pendamping hidup, jangan memilih pasangan yang malas.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment